Sejarah AIKIDO yang
sesungguhnya
di Indonesia / Surabaya
Banyak "tokoh Aikido", terutama yang
bertempat tinggal di atau asal Jakarta,
melalui mass media internet atau cetak,
yang mengaku sebagai perintis Aikido
di Indonesia, maupun di Surabaya, lalu
menunjukkan sertifikat DAN yang
berbahasa Jepang, yang masyarakat
umumnya tidak mengerti apa isi sertifikat
itu, bahkan juga tidak paham kapan
sertifikat itu dikeluarkan, dan lain-lain.
Mereka juga tanpa sungkan menyebut
diri mereka sebagai MASTER atau
SENSEI, padahal waza (jurus / tampilan
luar) Aikido yang mereka kuasai hanya
sampai tingkatan KENAL atau BARU
TAHU, bukan tingkatan PAHAM apalagi
tingkatan TERAMPIL.
Bahkan mereka tidak tahu sama sekali
tentang AIKI yang merupakan inti ajaran
bahkan sumber dari nama AIKIDO.
Yang tahupun, hanya dapat bicara -
menuturkan kembali apa yang mereka
tahu dari buku-buku yang pernah
mereka baca.
Berbeda dengan perintis Aikido yang
sesungguhnya.
Perintis Aikido di Surabaya, bahkan di
INDONESIA, yaitu Bapak / Chief Prawira
Widjaya, yang pernah mendapat
bimbingan dari O Sensei (guru besar /
pencipta) AIKIDO, Ueshiba Morihei.
Bapak / Chief Prawira Widjaya adalah
satu-satunya orang Indonesia yang
pernah dipercaya sebagai
REPRESENTATIVE OF WORLD AIKIDO
HEADQUARTERS, JAPAN, sejak 1977.
Salah satu buku best-seller AIKIDO yang
beliau (Bapak / Chief Prawira Widjaya)
tulis secara apa-adanya, yang membahas:
1. Perkembangan AIKIDO dan aneka
aliran AIKIDO yang ada sekarang.
2. Aneka pertandingan AIKIDO tingkat
internasional.
3. Aneka waza (teknik / jurus) AIKIDO.
4. Inti ajaran AIKIDO.
5. dan lain-lain bahasan yang patut
diketahui umum.
Hingga kini, beliau (Bapak / Chief
Prawira Widjaya) masih aktif mengajar
di:Surabaya, meskipun diisukan sudah
tua dan tidak mengajar Aikido lagi.