Selasa, 17 Januari 2017

Kurikulum 2017 Olahraga AIKI DO



Kurikulum 2017  Olahraga AIKI DO

Kurikulum 2017:
A. Pengkajian resiko kecerobohan
Gaya Siaga – Jarak – Langkah – Posisi – Gerak Banting / Kunci.
B.  Ki-shin-tai
1.  Latihan Ki-shin-tai dan Ki no nagare
2.  Terapan Ki no nagare dengan alat (kertas koran)
C.  Ki Musubi
1.  Ki Musubi terhadap ukuran dan isi ruang / terhadap kemampuan orang
2.  Ki Musubi terhadap waktu dan gerak cepat mendadak
3.  Latihan AIKI no nagare  (dalam kreasi keharmonisan bersama)
4.  Terapan AIKI no nagare terhadap perubahan gerak
5.  Terapan AIKI no nagare terhadap tenaga perlawanan
D. Kreasi Solusi Spontan
1.  Kreasi Solusi Spontan ketika menghadapi masalah (atau gangguan fisik) mendadak / gawat
2.  Kreasi Solusi Spontan terhadap perubahan masalah secara tidak terduga
3.  Kreasi Solusi Spontan untuk menyelesaikan masalah (pengakhiran proses interaksi)


Macam pertandingan Olahraga AIKI DO:
1.  Ki-shin-tai – berupa pertandingan kemanunggalan ki-shin-tai (spirit – mind – body) 
2.  Ki musubi – berupa pertandingan ki musubi (keharmonisan interaksi rasional)
3.  Kreasi Solusi Spontan – berupa pertandingan kecerdasan kreasi spontan dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah secara rasional dan bijak
Pertandingan Olahraga AIKI DO bukan untuk merebut kemenangan baku-hantam, tetapi untuk merebut prestasi terbaik dalam tiga hal (kemampuan nyata ki-shin-tai, kemampuan nyata ki musubi, dan kemampuan nyata kreasi solusi spontan (termasuk solusi untuk beladiri nyata).
 
Training Center Olahraga AIKI DO:
Rungkut Asri Barat  10 / 30,  Surabaya.
Telp.  8700076
Latihan:                          
UMUM:    1x / 2x seminggu @ 90 menit 
KHUSUS:   5x seminggu  @  90 menit 
Iuran:  
Sesuai kemampuan anggota
Syarat:       
1.  Perilaku dan tampilan baik
2.  Berkemauan teguh
3.  Punya teman latihan ulang

Olahraga AIKI DO (the Way of AIKI):
1.  AIKI DO – fokus pada pelatihan AIKI (ki-shin-tai & ki musubi) & aneka manfaatnya   selalu disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi dan perilaku nyata waktu sekarang di manapun (bukan kondisi dan perilaku zaman dulu di Jepang).
2.  AIKI DO tidak mengadakan sembah sujud pada tulisan / foto (cara agama Jepang). 
3.  Merupakan pelatihan untuk kemampuan yang nyata dan rasional, bukan kemampuan sandiwaraan / semu.

Ciri-ciri Olahraga AIKI DO:
1.  Realistis – Rasional – Sederhana – Mudah dilakukan
2.  Tanpa niat dan pikiran / cara-cara negatif atau keras
3.  Tanpa Gaya dan Jurus – Tanpa Benturan (Arah / Tenaga) – Tanpa Suara / Bunyi
4.  Cara latihan = Lakukan secara rasional sambil rasakan – Koreksi bersama (jika perlu)

Apa Belajar Olah Diri itu? 
Belajar Olah Diri, ya belajar mengolah diri.
1. Belajar memahami diri dan kemampuan diri.
2. Belajar berinteraksi secara bijak.
3. Belajar menyelesaikan masalah dengan kecerdasan akal sehat.  

Bagaimana cara belajarnya?
1.  Dengan model senam (gerak ulang) - untuk olah kemampuan gerak, stamina, daya kemauan, daya konsentrasi, dan lain-lain.
2.  Dengan model tari (gerak bersinambung) - untuk olah daya kreasi, daya ingat, daya rasa dan seni, dan lain-lain.
3.  Dengan model olahraga permainan - untuk olah kecerdasan akal sehat.
4.  Dengan model olahraga entas masalah - untuk olah solusi masalah secara bijak. 
 

Minggu, 08 Januari 2017

Kukrikulum Olahraga AIKI DO

Kurikulum 
Olahraga AIKI DO



Belajar Olah Diri sambil OLAHRAGA
                             Rungkut Asri Barat  10 / 30,  Surabaya.
                             Telp.  8700076
 
Latihan:     UMUM:     1x  /  2x  seminggu  @  90 menit 
                   KHUSUS:    5x seminggu  @  90 menit 
Iuran:         Sesuai kemampuan anggota
Syarat:      
1.    Perilaku dan tampilan baik
2.    Berkemauan teguh
3.    Punya teman belajar bersama (diutamakan remaja, SMA / mahasiwa)

Olahraga AIKI DO (the Way of AIKI)
bukan “the way of spiritual harmony” (Aikido):
1.    AIKI DO – fokus pada pelatihan AIKI (ki-shin-tai & ki musubi) & aneka manfaatnya
 – selalu disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi dan perilaku nyata waktu sekarang di manapun (bukan kondisi dan perilaku zaman dulu di Jepang).
2.    AIKI DO tidak mengadakan sembah sujud pada tulisan / foto (cara agama Jepang). 
3.    Merupakan pelatihan untuk kemampuan yang nyata dan rasional, bukan kemampuan semu / sandiwaraan.

Ciri-ciri Olahraga AIKI DO:
1.    Realistis – Rasional – Sederhana – Mudah dilakukan
2.    Tanpa niat dan pikiran / cara-cara negatif atau keras
3.    Tanpa Gaya dan Jurus – Tanpa Benturan (Arah / Tenaga) – Tanpa Suara / Bunyi
4.    Cara latihan = Lakukan secara rasional sambil rasakan – Koreksi bersama (jika perlu)

Macam pertandingan Olahraga AIKI DO:
1.    Ki-shin-tai – berupa pertandingan kemanunggalan ki-shin-tai (spirit – mind – body) 
2.    Ki musubi – berupa pertandingan ki musubi (keharmonisan interaksi rasional)
3.    Kreasi Solusi Spontan – berupa pertandingan kecerdasan kreasi menciptakan solusi spontan dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah secara rasional dan bijak

Kurikulum Olahraga AIKI DO:
A.   Pengkajian resiko kecerobohan Gaya Siaga – Jarak – Langkah – Posisi – Gerak Banting / Kunci.
B.   Ki-shin-tai
1.    Latihan Ki-shin-tai dan Ki no nagare
2.    Terapan Ki no nagare dengan alat (kertas koran)
C.    Ki Musubi
1.    Ki Musubi terhadap ukuran dan isi ruang / terhadap kemampuan orang
2.    Ki Musubi terhadap waktu dan gerak cepat mendadak
3.    Latihan AIKI no nagare  (dalam kreasi keharmonisan bersama)
4.    Terapan AIKI no nagare terhadap perubahan gerak
5.    Terapan AIKI no nagare terhadap tenaga perlawanan
D.   Kreasi Solusi Spontan
1.    Kreasi Solusi Spontan ketika menghadapi masalah (atau gangguan fisik) mendadak / gawat
2.    Kreasi Solusi Spontan terhadap perubahan masalah secara tidak terduga
3.    Kreasi Solusi Spontan untuk menyelesaikan masalah (pengakhiran proses interaksi)



TAMBAHAN ARTIKEL

Mengenal:
BELAJAR  OLAH  DIRI


Apa Belajar Olah Diri itu? 
Belajar Olah Diri, ya belajar mengolah diri.
1.  Belajar memahami diri dan kemampuan diri.
2.  Belajar berinteraksi secara bijak.
3.  Belajar menyelesaikan masalah dengan kecerdasan akal sehat.  

Bagaimana cara belajarnya?
1.    Dengan model senam (gerak ulang) - untuk olah kemampuan gerak, stamina, daya kemauan, daya konsentrasi, dan lain-lain.
2.    Dengan model tari (gerak bersinambung) - untuk olah daya kreasi, daya ingat, daya rasa dan seni, dan lain-lain.
3.    Dengan model olahraga permainan - untuk olah kecerdasan akal sehat.
4.    Dengan model olahraga entas masalah - untuk olah solusi masalah secara bijak.